Kurs Rupiah Stabil
Nilai tukar rupiah masih akan bergerak stabil di tengah pergerakan mata uang global lainnya yang juga tengah stagnan. Sementara dolar AS di pasar global kemarin hanya menguat tipis di tengah keluarnya data ritel AS yang menunjukkan kenaikan selama Juni. Minimnya sentimen besar di tengah permintaan yang tidak besar membuat mata uang di berbagai belahan dunia bergerak tipis-tipis saja. Pada perdagangan Rabu (15/7/2009), rupiah dibuka kembali menguat tipis ke 10.170 per dolar AS, dibandingkan penutupan sebelumnya di 10.190 per dolar AS.
Seperti dikutip dari AFP, euro melemah tipis ke 1,3966 dolar, dibandingkan sebelumnya di 1,3982 dolar. Sementara dolar AS juga stabil atas yen di posisi 93,50, dibandingkan sebelumnya di 92,86 yen.
Data menunjukkan penjualan ritel memang naik 0,6% selama Juni, atau masih melebihi ekspektasi. Namun yang menjadi perhatian besar adalah meningkatnya harga bensin secara tajam sehingga memberi kontribusi besar pada penjualan ritel.
“Pada pandangan sekilas pertama, data penjualan ritel dan produser harga lebih baik dari ekspektasi. Namun jika dilihat lebih seksama kedua laporan itu mengindikasikan perbaikan pada belanja konsumen dan inflasi tidak didorong oleh kenaikan yang material dari aktivitas riil,” ujar Kathy Lien, analis dari Global Forex Trading seperti dikutip dari AFP.







Facebook comments: